Audiensi dengan Bupati Gunungkidul bahas Unit Siaga SAR Gunungkidul


Yogyakarta -- Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Noer Isrodin M, S.Pd didampingi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta L Wahyu Efendi, S.Sos melaksanakan kunjungan kerja dan audiensi dengan Bupati Gunungkidul, Rabu(10/7/2019).

Kunjungan kerja diawali dengan mengunjungi Unit Siaga SAR yang ada di Congot Kab.Kulonprogo. Hal ini dilakukan untuk mengecek kesiapsiagaan Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Congot yang akan di naikkan kelas menjadi Pos Pencarian dan Pertolongan Congot.

"Unit siaga Congot nantinya akan di naikkan kelas menjadi Pos untuk mendukung keberadaan Bandara Yogykarta International airport (YIA). Selain itu Basarnas juga akan menaikkan status 2 unit siaga yang di miliki Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta. Untuk tahun ini Unit Siaga Gunungkidul sudah naik menjadi Pos Pencarian dan Pertolongan Gunungkidul dan sudah di setuju oleh Kemenpan RB. Untuk unit siaga Congot kemungkinan tahun depan", ungkap Noer.

Noer menambahkan jika unit siaga sudah naik kelas menjadi Pos maka Basarnas akan menambah peralatan SAR dan SDM. Penambahan Perlengkapan SAR dan SDM supaya Pos yang kepanjangan tangan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta dapat maksimal dalam memberikan jasa pelayanan SAR kepada masyarakat yang membutuhkan.

Setelah mengunjungi Unit Siaga Congot, Kabag ortala beserta rombongan menlanjutkan kunjungan kerjanya ke Unit Siaga Gunungkidul dan melaksanakan Audiensi dengan Bupati Gunungkidul Hj.Badingah,S.Sos.

Audiensi yang dilaksanakan ini untuk menjalin silaturahmi antara Basarnas dan Pemerintah Daerah Gunungkidul. Selain itu Kabag Ortala juga menyampaikan bahwa Unit siaga Pencarian dan Pertolongan Gunungkidul tahun ini sudah naik kelas menjadi Pos Pencarian dan Pertolongan sehingga perlengkapan SAR dan SDM uakan di tambah.

"Kenaikan status Unit siaga Gunungkidul menjadi Pos karena Kab.Gunungkidul adalah salah satu tujuan wisata yang sedang berkembang di Daerah istimewa Yogyakarta. Pertimbangan lain yaitu jarak tempuh apabila ada kejadian di wilayah Gunungkidul dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta yang ada di Sedayu Kab. Bantul cukup jauh. Jadi jika ada kejadian yang membuthkan Jasa SAR di wilayah Gunungkidul Basarnas cepat untuk merespon dan bertindak", terang Noer.

Bupati Gunungkidul menyambut baik unit siaga Gnungkidul yang naik kelas menjadi Pos dan akan selalu mendukung Basarnas.

"Semua elemen seperti Pemda, TNI, Polri, BPBD, Basarnaa, Dinas Sosial, Satpol PP dan potensi SAR harus bersinergi, berkordinasi dan bersatu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat jika membutuhkan bantuan serta bersama-sama memberikan edukasi soal bencana ke masyarakat khususnya masyarakat Gunungkidul", pungkas Bupati.(HMSBSNYK)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Daru
11 July 17:10 WIB