BASARNAS GELAR LATIAN SAR ASIA PASIFIK 2016


Yogyakarta - Indonesia, dalam hal ini BASARNAS di bawah naungan organisasi INSARAG dan UN-OCHA menggelar latihan SAR berkelas internasional dengan tajuk "INSARAG Asia Pacific Regional Earthquake Response Exercise 2016". Kegiatan ini diikuti peserta dari lembaga/instansi terkait nasional dan 24 negara anggota INSARAG Asia Pasifik. Tujuannya untuk menguji atau memperkuat sistem koordinasi dan pengendalian operasi SAR dalam bencana antara BASARNAS dengan lembaga/instansi terkait secara nasional dan internasional. Selain itu kegiatan ini juga menyelaraskan berbagai aturan internasional dalam pemenuhan kualifikasi tim Urban SAR. Apa INSARAG itu dan bagaimana peran Indonesia (BASARNAS) dalam INSARAG ini? INSARAG (International Search And Rescue Advisory Group) merupakan perkumpulan dari organisasi-organisasi internasional di bidang pencarian dan penyelamatan pada bencana perkotaan (Urban SAR). Misi INSARAG untuk mengembangankan hubungan internasional dalam menyelamatkan korban jiwa dan memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana maupun musibah. Keanggotaan negara dalam INSARAG diwakili oleh organisasi atau tim SAR nasional yang kompeten dan wajib mensosialisasikan sistem dan prosedur serta panduan dari INSARAG dalam pola operasi SAR termasuk penyiapan sumber daya baik personil maupun peralatan. INSARAG dibentuk tahun1991 dan sekretariatnya di Jenewa, Swiss. Sedangkan pusat jaringan untuk menfasilitasi keikutsertaan international bernaung di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), yakni The Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA). Struktur organisasi INSARAG terdiri dari Steering Committee; Regional Group meliputi Afrika/Eropa, Amerika, dan Asia/Pasifik; International SAR Team Leader; INSARAG Working Group; dan Sekretariat. Sementara itu ruang lingkup kerjasama INSARAG meliputi: pengembangan hubungan internasional yang efektif dengan maksud untuk menyelamatkan dan memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban musibah maupun bencana; persiapan kedaruratan dalam kegiatan penyelamatan (rescue) dan kegiatan tanggap darurat bencana; persiapan kedaruratan dalam kegiatan penyelamatan (rescue) dan kegiatan tanggap darurat, mempercepat pengambilan keputusan bila terjadi kondisi darurat. Indonesia sebagai salah satu anggota INSARAG menjadi tuan rumah dalam Latihan SAR INSARAG tahun ini. Latihan SAR INSARAG Asia Pasifik 2016 dilaksanakan di Yogyakarta, tanggal 25 sampai 29 Juli 2016 berlokasi di Hotel Inna Garuda, Jl. Malioboro No. 60, Suryatmajan, Yogyakarta dan Lapangan PT Gudang Garam Jombor, Sleman. Penyelenggaraan Latihan SAR INSARAG kali ini dilaksanakan di Yogyakarta sekaligus mengenang 10 tahun bencana gempa bumi yang melanda Yogyakarta pada  Mei 2006 lalu juga meletusnya Gunung Merapi. Peserta juga diajak napaktilas ke Gunung Merapi untuk mengenang musibah tersebut. Total peserta dari dalam dan luar negerisebanyak 344 orang, terdiri dari 174 peserta dalam negeri dan 170 peserta luar negeri. Kegiatan akan dibuka secara resmi oleh Kepala BASARNAS Marsekal Madya FHB Soelistyo, S.Sos dan akan dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X serta Ketua INSARAG Asia Pasifik Mr. Zhao Ming dari China dan dari PBB Kepala Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) Indonesia Mr. Oliver Lacey Hall. BASARNAS Kantor SAR Yogyakarta menyambut dengan baik kegiatan INSARAG ini karena yogyakarta telah  dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus menjadi pengalaman pertama BASARNAS Kantor SAR Yogyakarta menerima kegiatan Internasional .(hms)  



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author