BASARNAS MENUJU WILAYAH BEBAS KORUPSI DAN BIROKRASI BERSIH MELAYANI


Sesuai pasal 1 ayat (2) undang-undang republik indonesia nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara, pegawai aparatur sipil negara atau pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian, dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas, kode etik dan kode perilaku bagi pegawai negeri sipil harus dipedomani. Kita dituntut melaksanakan tugas dengan jujur, betanggung jawab, dan berintegritas tinggi.

Integritas sangat erat hubungan dengan perilaku kerja pegawai. Perilaku pegawai adalah setiap tingkah laku, sikap atau tindakan yang dilakukan oleh pns, atau tidak melakukan sesuatu, yang seharusnya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jadi, integritas tidak pernah lepas dari kepribadian dan perilaku seseorang yang berhubungan dengan sifat yang dipercaya, komitmen, tanggung jawab, kejujuran, kebenaran, dan kesetiaan terhadap tugas dan tanggung jawab yang diembannya. Integritas tentu mempunyai nilai, dan sangat penting untuk diterapkan dalam sebuah instansi pemerintah. Integritas adalah saling percaya, dan pada akhirnya sifat saling percaya ini berguna untuk mencapai tujuan organisasi. Jika nilai-nilai integritas tidak dijalankan, kerja sama tim yang dilakukan akan menjadi lebih sulit akibat tidak terbangunnya kepercayaan yang komprehensif di antara sesama aparatur.

Nilai integritas mengandung nilai yang meliputi kejujuran, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, keberanian, dan keikhlasan. Salah satu dari nilai itu yang sering berbenturan dengan praktek kkn adalah keikhlasan.

Jikalah nilai-nilai integritas ini dimiliki oleh pegawai aparatur sipil negara atau pegawai negeri sipil, tentu anti korupsi akan tertanam dalam diri kita saat kita bekerja.

Pada tahun 2017 ini Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan (Badan Sar Nasional) telah memperoleh prestasi diantaranya adalah hasil evaluasi reformasi birokrasi dengan kategori nilai BB, merupakan interprestasi sangat baik, dan  juga hasil evaluasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (sakip) yang juga dengan kategori nilai BB, dengan interprestasi sangat baik, serta prestasi lainnya dalam bidang keuangan dan pelayanan publik.

 

"Kita harus aktif mengikuti perubahan atau perkembangan yang terjadi khususnya dalam hal bagaimana melakukan manajemen kinerja agar sesuai dengan yang  diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena kita merupakan lembaga pemerintah yang bertugas melaksanakan semua peraturan dalam tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih" tambahnya

 

Melalui acara sosialisasi ini mudah-mudahan akan menghasilkan sebuah pemikiran dan keputusan yang sangat bermanfaat untuk kita menjalankan tugas demi bangsa dan negara dan negara yang kita cintai. (hms)

 



Kategori General Artikel .
Pengunggah : yogyakartaadmin