PENGAMANAN MERAPI GOAT RUN TRAIL RUNNING SERIES


Sleman - Untuk dapat merasakan sisi lain dari Gunung Merapi yang masih murni dan belum terjamah serta  akan membawa ke beberapa bagian terpencil dari gunung Merapi dan keindahan tersembunyinya. Gunung Merapi terkenal dengan letusannya yang membuat sebuah dataran yang unik di sekitarnya, diisi dengan aliran lava yang membentang di punggungannya yang membuat menantang untuk dieksplorasi. Letusan terakhir membuat sebagian rute pendakian hancur dan tidak dapat diakses. Goat Run Trail Running Series akan memperkenalkan pelari ke Ring of Merapi, rute baru yang akan memberikan kesempatan untuk menjelajahi seluruh sisi Gunung Merapi dari Deles, Babadan, dan Selo, ini merupakan pengalaman yang langka dan sangat menantang. Merapi Goat Run Trail Running Series adalah salah satu seri perlombaan trail running yang terdiri dari beberapa seri perlombaan di Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2016. Seri perlombaan ini akan berlokasi di gunung-gunung di Indonesia yang memiliki keindahan,yaitu Gunung Guntur,Gunung Merapi,kemudian akan dilanjutkan ke Gunung Raung,dan Gunung Agung pada bulan Maret hingga November 2016, gunung-gunung tersebut  terpilih karena tantangan rutenya yang dahsyat. Kecuraman dan keteknisan rute akan menjadi ciri khas dari seri perlombaan trail running ini.   Rata-rata seri perlombaan akan berjarak sekitar 10-42km dengan minimum 1.000 meter. Pemenang dari setiap seri perlombaan akan mendapatkan hadiah uang tunai dan produk. Untuk Top 40 finishers akan mendapatkan poin yang bisa diakumulasi di akhir seri perlombaan ini. Poin tertinggi berhak dinobatkan sebagai “Si Kambing Gunung” dan akan mewakilkan Indonesia untuk berlomba di acara perlombaan trail running dunia bergengsi. Guna menjaga keamaan satu tim Basarnas Yogyakarta yang beranggotakan 15 orang di kerahkan untuk berjaga disetiap pos dalam mengatasi apabila terjadi cidera pada peserta lomba Goat Running Series dengan membawa peralatan Maountenering, Medis dan 1 motor trail. Antusias para peserta sangat besar, tak ada satupun yang ingin kalah dalam perlombaan ini, saling salip menyalip demi memenangkan perlombaan ini itulah yang terlihat di medan perlombaan meskipun dengan rute yang bisa dikatakan menguras banyak energi. Lelah memang terlihat dari raut wajah para peserta tapi tak menjadi halangan bagi mereka untuk maju terus pantang mundur. Lomba berjalan dengan aman dan lancar hingga perlombaan dinyatakan ditutup. (fm/sis)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author