UAPACARA MEMPERINGATI HUT BASARNAS KE-44 KANTOR SAR YOGYAKARTA


Yogyakarta-(29/02/16) Kantor SAR Yogyakarta mengadakan upacara bendera dalam rangka meperingati HUT BASARNAS ke -44 yang jatuh pada tanggal 28 Februari 2016  di lapangan Kantor SAR Yogyakarta yang di hadiri oleh seluruh pegawai Kantor SAR Yogyakarta. Upacara dipimpin oleh Kepala Sub Seksie Potensi Mujiono. Beliau menyampaikan pidato yang disampaikan oleh Kepala Badan SAR Nasional pada saat gelar simulasi bencana dan upacara bendera di lapangan Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur pada tangal 28 Februari 2016. Isi dalam pidato tersebut mengangkat tema "Melalui Solidaritas dan Sinergitas Badan SAR Nasional Bersma TNI /POLRI,Pemda,dan Potensi Masyarakat siap melaksanakan operasi SAR" Inti tema ini adalah bagaimana 4 komponen kekuatan Operasi Gabungan SAR yang terdiri dari dari Unsur Basarnas, Unsur TNI/Polri, Unsur Pemda dan Potensi SAR Masyarakat termasuk relawan untuk terus membangun soliditas dan sinergitas antar unsur. Tidak ada sekat kepentingan yang dapat memisahkan diantara ke empat komponen kekuatan tersebut, selain kepentingan tugas kemanusiaan yang diharapkan oleh rakyat. Demikian halnya kehadiran leadership pada setiap strata  diperlukan agar kekuatan dan kemampuan yang ada di daerah operasi dapat digunakan secara efektif.  Saat ini Basarnas terus berupaya untuk melakukan perubahan-perubahan menuju lembaga yang professional, efektif dan modern.  Oleh karena itu secara bertahap basarnas terus menghadirkan teknologi pada alat utama sarana dan prasarana, menyempurnakan system kendali operasi dan prosedur operasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.  Khusus dibidang SDM Basarnas melaksanakan revolusi mental dengan membangun 3 karakter  pegawai basarnas yang responsive, militan dan santun. Secara sederhana, responsive mengandung makna bahwa  pegawai Basarnas harus mudah mendengar, melihat dan tergerak hatinya untuk bertindak. Militan maknanya pegawai Basarnas tidak boleh mudah mengeluh, putus asa dan tidak boleh mudah menyerah.  Sementara itu santun maknanya pegawai Basarnas yang lahir dari rakyat harus menampilkan perilaku santun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Selain itu,camkan kalimat sebagai berikut : “Baktikan dirimu dengan tulus dan ikhlas demi keselamatan jiwa saudara-saudara kita dan karena itulah berkah Tuhan akan datang kepada anak dan isterimu”. Demikian inti dari pidato tersebut agar menjadi acuan dalam menjalankan setiap tugas . Hingga upacara bendera  selesai dilaksanakan seluruh peserta  tertib dan hikmat. (FM/SIS)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author