tim sar gabungan kerahkan tim pencari untuk pencarian yang lebih intensif
Kulon Progo – Tim SAR Gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Muara Sungai Serang, wilayah Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Korban diketahui bernama Bekti Nurada (9), seorang anak laki-laki yang beralamat di Keboan RT 01 RW 01, Karangwuni, Wates, Kulon Progo. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026.
Kronologi kejadian bermula ketika warga menemukan sebuah sepeda yang tertinggal di sekitar muara Sungai Serang tanpa diketahui keberadaan pemiliknya. Warga kemudian berupaya mencari tahu pemilik sepeda tersebut dan diketahui bahwa sepeda tersebut milik seorang anak dari Karangwuni.
Warga kemudian mencari teman-teman yang biasa bermain bersama pemilik sepeda tersebut. Pada sekitar pukul 16.00 WIB, salah seorang anak yang merupakan teman korban setelah dimintai keterangan lebih lanjut mengakui bahwa temannya yang memiliki sepeda tersebut, yaitu Bekti Nurada, diduga tenggelam di Muara Sungai Serang.
Untuk memastikan informasi tersebut, saksi kemudian dibawa ke lokasi kejadian bersama Bhabinkamtibmas dan Polairud. Dari hasil penunjukan saksi di lokasi, diketahui titik tempat korban diduga tenggelam. Berdasarkan keterangan tersebut, korban kemudian dinyatakan A1 (dipastikan tenggelam) pada pukul 16.00 WIB.
Memasuki Operasi SAR hari kedua (H2), Tim SAR Gabungan melaksanakan beberapa upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.
SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR dengan radius sekitar 500 meter ke arah utara dari lokasi kejadian perkara (LKP).
SRU 2 melaksanakan penyelaman di sekitar titik lokasi korban diduga tenggelam.
Sementara SRU 3 melakukan pemantauan darat di sekitar kawasan muara Sungai Serang.
Selama pelaksanaan operasi pencarian, cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga mendukung aktivitas pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Namun hingga Minggu, 8 Maret 2026 pukul 17.00 WIB, korban Bekti Nurada masih belum berhasil ditemukan. Setelah melakukan evaluasi, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian dan melanjutkan dengan pemantauan di sekitar lokasi.
Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 07.00 WIB dengan melibatkan unsur Tim SAR Gabungan dari berbagai instansi terkait.
Selama pelaksanaan operasi SAR, kegiatan berjalan aman dan lancar.
Posko Operasi SAR Gabungan terus mengoordinasikan upaya pencarian hingga korban dapat ditemukan.